Menjaga Keseimbangan Alam, Korem 163/Wsa Gelar Upakara Mecaru
Denpasar, Bertempat di lapangan Apel Korem 163/Wira Satya telah dilaksanakan Upakara mecaru atau upacara mecaru adalah upacara yadnya dalam agama Hindu yang bertujuan untuk menjaga keharmonisan antara manusia dengan alam. Upacara ini juga disebut dengan Butha Yadnya yang pimpim Pinandita Ida Bagus Putu Semadi di dampingi Jero Mangku Lettu Inf I Nyoman Wardika dan dibantu oleh Staf Bintal Korem 163/WSA serta prajurit dan PNS Korem 163/Wira Satya pada hari Rabu (2/10/2024).
Kapenrem 163/Wira Satya Mayor Cke I Made Oka Widianta menjelas bahwa selain berdoa memohon keselamatan dan kesuksesan serta keberhasilan dalam melaksanakan tugas kepada Ida Sanghyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Esa), Upacara mecaru memiliki beberapa makna, di antaranya: Menanamkan nilai-nilai luhur dan spiritual kepada manusia agar selalu menjaga dan merawat alam, Membersihkan segala kotoran dan penyucian Bhuta Kala, Mengharapkan segala keburukan tidak dialami lagi pada masa mendatang, Melestarikan alam semesta serta Memberikan sesembahan agar manusia hidup harmoni dan tidak saling mengganggu.
Beliau juga menambahkan bahwa Caru (Mecaru; Pecaruan; Tawur) adalah suatu upacara yadnya yang bertujuan untuk keharmonisan bhuwana agung (alam semesta) dan bhuwana alit (mahluk Hidup) agar menjadi baik, indah, lestari sebagai bagian dari upacara Butha Yadnya, sehingga Korem 163/Wira Satya dapat melaksanakan tugas dengan baik kedepanya. Pungkasnya.
Upakara mecaru atau upacara mecaru berjalan dengan tertib, aman dan lancar (Red/Penrem163).

Komentar
Posting Komentar