APEL GELAR PASUKAN "OPERASI LILIN 2024" DALAM RANGKA PENGAMANAN NATAL TAHUN 2024 DAN TAHUN BARU 2025
Denpasar,
Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, S.H., Menghadiri
kegiatan Apel Gelar Pasukan "Operasi Lilin 2024" Dalam Rangka
Pengamanan Natal Tahun 2024 dan Tahun Baru 2025, yang dipimpin oleh Kapolri
(Jenderal Pol Drs.Listyo Sigit Prabowo.Msi) didampingi oleh Panglima TNI
(Jenderal TNI Agus Subiyanto) serta diikuti ± 1500 orang. Bertempat di Lapangan Puputan
Niti Mandala Denpasar, Jln. Basuki Rachmat, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur,
Kota Denpasar, pada hari Jumat (20/12/2024).
Hadir
dalam kegitan tersebut Menteri Perhubungan RI, Kabasarnas RI, Dirut PT Jasa
Raharja, Pj. Gubernur Bali, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali, Asops Panglima
TNI, Aslog Panglima TNI, Aster Panglima TNI, Danpuspom TNI, Irwasum Polri,
Dankor Brimob Polri, Kadiv Propam Polri, Kadiv Humas Polri, Kakorlantas Polri,
Kapusdokkes Polri, Karobinkar SDM Polri, Danrem 163/WSA, Kabinda Bali, Danlanal
Denpasar, Danlanud Ngurah Rai, PJU Kodam IX/Udayana, PJU Polda Bali, PJU
Pemprov Bali
Amanat
Kapolri, yang intinya : Apel Gelar
Pasukan ini merupakan bentuk komitmen tugas untuk mengecek kesiapan personel
maupun sarpras dalam rangka pengamanan perayaan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025
sehingga seluruhnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.
Penekanan
Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam Apel Kasatwil Polri bahwa, “Nataru di
depan mata. Saudara akan sibuk, Saudara akan capek, jadi laksanakan tugas
pengamanan dengan baik”. Untuk itu, kita harus mempersiapkan seluruh rangkaian
pengamanan dengan sebaik-baiknya. Ucapnya.
“Perayaan
Nataru menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beribadah, bersuka cita,
berlibur dan berkumpul bersama keluarga, sehingga akan berdampak pada
meningkatnya mobilitas serta aktivitas masyarakat secara masif di berbagai
daerah.Hal tersebut sejalan dengan survei yang dikeluarkan Kemenhub RI, dimana
potensi pergerakan masyarakat diperkirakan mencapai 110,67 juta orang,
meningkat sebesar 2,83% atau 3,04 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya”
katanya.(Red/Penrem163).

Komentar
Posting Komentar