Danrem 163/Wsa Hadiri Peringatan Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 di Pantai Kuta
Badung, Bertempat di Tsunami/Baruna Shelter Pantai Kuta Kec Kuta Kab Badung Danrem 163/Wsa Brigjen TNI Ida Idewa Agung Hadisaputra, S.H., menghadiri kegiatan Puncak Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 dengan tema Hentikan Polusi Plastik yang di selenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, yang dipimpin oleh Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengedalian Lingkungan Hidup RI, DR. Hanafi Faisol Nurofiq, SHut, MP. Didampingi oleh,Wakil Menteri Pariwisata,Wamendagri dan Wakil menteri LH diikuti sekitar 10.000 orang.pada Hari Kamis, 5 Juni 2025.
Dalam sambutan Gubernur Bali mengatakan sesungguhnya kami sudah memperlakukan kebijakan penggunaan berbagai peraturan Gubernur untuk mengurangi sampah di provinsi Bali dan yang pertama kami lakukan adalah peraturan nomor 97 tahun 2018 tentang pembatasan Penggunaan plastik sekali pakai.
Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2019 tentang pengelolaan sampah berbasis sumber plastik pada th 2018-2023 belum bisa berjalan efektif karena ada covid 19 sehingga enggak bisa di-endorse,pada saat ini tidak ada lagi alasan lain mengingat masalah lingkungan di Bali ini sudah menjadi masalah serius apalagi Bali merupakan tujuan utama wisata dunia sangat sensitif Terhadap isu tentang sampah, Kami telah meluncurkan gerakan Bali bersih sampah yang diatur dengan Tuhan yang akan kembali nomor 9 tahun 2025 dan diluncurkan oleh Bapak Menteri Lingkungan Hidup tanggal 11 April 2025. Ungkapnya.
Sambutan menteri LH/Kepala BPLH menyampaikan terima kasih atas partisipasinya kepada seluruh elemen yang telah membantu kegiatan ini sehingga bisa terselenggaranya acara ini,Peringatan Hari Puncak lingkungan hidup sedunia tahun 2025 yang diikuti sekitar sepuluh ribu peserta ini adalah angka paling tinggi dari suatu peringatan hari lingkungan hidup di Indonesia.
Memperingati hari lingkungan hidup sedunia tahun 2025 momen ini Tentunya bukan sekedar seremoni tahunan melainkan panggilan jiwa,panggilan moral,seruan aksi kolektif untuk menghentikan polusi plastik bukan sekadar slogan ini wujud tanggung jawab kita menjawab tantangan utama ancaman planet yang meliputi perubahan iklim hilangnya keanekaragaman hayati dan polusi.katanya.
Polusi plastik merupakan bom waktu ekologis menurut Unes dunia saat ini memproduksi lebih dari 400 juta ton plastik setiap tahun namun hanya kurang dari 10% dari jumlah tersebut yang berhasil kita sama-sama daur ulang sisanya, Pulau Bali Sebentar lagi kita akan kembali kedatangan sampah-sampah laut untuk itu mari kita bergandeng tangan menyelesaikan sampah-sampah laut di seluruh pantai-pantai Indonesia saya menteri luar hidup mendukung sepenuhnya upaya Bapak Gubernur Bali yang telah mencanangkan gerakan Aksi Bersih sampah Plastik.ucapnya.
Disela sela Peringatan Puncak Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2025 di isin dengan Penyerahan piagam terhadap 12 perwakilan yg kinerjanya terbaik menjaga lingkungan hidup, dan pemberian penghargaan kepada Bapak Pangdam, Gubernur Bali, Danrem 163/Wsa serta yang lainya, dan lanjutkan dengan acara Hiburan dan doorprize. (Penrem163).
Komentar
Posting Komentar